SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Kerusuhan yang terjadi pada Jumat malam di depan Gedung DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, berujung pada kebakaran hebat yang melalap sebagian besar gedung dan menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Kebakaran ini dipicu oleh aksi massa yang awalnya merupakan demonstrasi solidaritas atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas terlindas kendaraan taktis polisi di Jakarta. Demo yang semula damai berubah ricuh, dan massa mulai merusak fasilitas pemerintah serta membakar gedung DPRD Makassar.
Dua korban meninggal yang berhasil diidentifikasi adalah seorang Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, Syaiful, dan seorang fotografer DPRD Makassar. Syaiful yang sedang hadir menggantikan Camat Ujung Tanah pada rapat paripurna terjebak di dalam gedung saat api mulai menjalar. Karena kepanikan, Syaiful nekat melompat dari lantai empat gedung. Sementara itu, fotografer DPRD Makassar terjebak di dalam gedung saat kebakaran terjadi.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Makassar, Dahyal, menyampaikan bahwa kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit, namun nyawa mereka tidak dapat tertolong. Korban lain yang mengalami luka-luka sudah menjalani perawatan intensif.
Petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian hingga kini masih berupaya mengendalikan situasi dan mengevakuasi korban lain yang masih terjebak di dalam gedung. Massa yang mengamuk juga membakar sejumlah kendaraan yang terparkir di halaman DPRD Makassar, memperparah kerusakan.
Situasi di sekitar Jalan AP Pettarani juga mengalami kemacetan parah akibat aksi unjuk rasa dan kerusuhan ini. Pemerintah dan aparat keamanan terus berupaya mengembalikan ketertiban dan melakukan investigasi atas kejadian yang menyebabkan kerugian besar bagi fasilitas publik dan kehilangan nyawa ini.
Leave a Reply