Tunggakan Gaji Jadi Penyebab Bernardo Tavares Mundur sebagai Pelatih PSM Makassar

Bernardo Tavares resmi mengundurkan diri dari posisi pelatih PSM Makassar akibat tunggakan gaji yang sudah berlangsung selama lebih dari 3,5 tahun, pengumuman ini disampaikan melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu malam (1/10/2025).

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Kabar mengejutkan datang dari klub sepak bola PSM Makassar. Bernardo Tavares, pelatih kepala asal Portugal yang telah menakhodai tim selama 3,5 tahun, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan pelatih. Keputusan ini diumumkan melalui akun Instagram pribadinya @bernardotavares80 pada tanggal 1 Oktober 2025.

Dalam pernyataan resminya di Instagram, Tavares mengungkapkan alasan utama pengunduran dirinya adalah masalah tunggakan gaji yang sering dialaminya sejak awal penugasan hingga kini. Ia menyatakan bahwa penundaan dan ketidakberlanjutan pembayaran gaji selama lebih dari tiga tahun membuatnya tidak dapat melanjutkan kerjasama dengan klub yang memiliki sejarah hampir 110 tahun tersebut.

“Dengan sangat sedih, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia dengan sejarah hampir 110 tahun. Alasannya adalah kurangnya pembayaran gaji, situasi yang saya hadapi selama 3,5 tahun menjadi pelatih, yang kini sudah tidak bisa dipertahankan lagi,” tulis Bernardo dalam unggahannya.

Bernardo Tavares dikenal sebagai sosok pelatih berlisensi UEFA Pro yang berhasil membawa PSM Makassar meraih prestasi gemilang, termasuk gelar juara Liga 1 Indonesia musim 2022/2023 dan menembus kompetisi tingkat Asia dan ASEAN. Meski menghadapi berbagai tantangan, Tavares selalu menunjukkan komitmen dan profesionalisme tinggi bersama skuad PSM.

Sebelum resmi mundur, Tavares sempat mengeluhkan kondisi finansial klub yang tidak sehat dan tunggakan gaji yang berlangsung selama 5 bulan terakhir, yang tidak hanya berdampak pada dirinya tetapi juga pemain dan staf pelatih lainnya.

Di akhir pernyataannya, Bernardo mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya selama memimpin PSM, termasuk mantan Direktur Utama Munafri Arifuddin, staf, pemain, dan para suporter yang menjadi denyut nadi klub.

Kepergian Bernardo Tavares menandai babak baru bagi PSM Makassar yang kini harus segera mencari pelatih kepala pengganti menjelang laga pekan ke-9 Liga 1 Indonesia pada 19 Oktober 2025. Manajemen PSM sampai saat ini belum memberikan pernyataan resmi terkait pengunduran diri Tavares.

Leave a Reply