SATUKLIKMEDIA.COM, JAKARTA – Pengamat sepakbola Indonesia, Akmal Marhali, menolak usulan pemecatan pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert meskipun belum berhasil membawa tim lolos ke Piala Dunia 2026. Dalam sebuah wawancara yang disiarkan di YouTube Okezone, Akmal menilai keputusan pecat-pecat pelatih dalam situasi ini terlalu emosional dan tidak mempertimbangkan masa kontrak yang masih panjang.
“Patrick Kluivert kan kontraknya dua tahun, masa bakti yang masih seumur jagung. Jadi kalau main pecat-pecat saja menurut saya kita terlalu emosional,” ujar Akmal.
Akmal juga menegaskan harapannya agar Kluivert tetap diberi kesempatan membawa Timnas Indonesia meraih prestasi di Piala AFF 2026, yang menurutnya lebih realistis dibandingkan target langsung lolos ke Piala Dunia. Ia mengingatkan bahwa pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, lima tahun pun belum berhasil mengangkat trofi Piala AFF.
“Kita belum pernah juara Piala AFF. Jadi coba piala AFF dulu. Kalau Piala AFF itu bisa kita raih, itu sudah bagus. Patrick punya pengalaman juara dalam kariernya, itu yang penting kita catat,” tambah Akmal.
Pernyataan Akmal mendapat perhatian luas sebab menyoroti pentingnya memberi kesempatan lebih panjang bagi pelatih untuk membangun tim secara berkelanjutan tanpa tekanan hasil instan.
Leave a Reply