SATUKLIKMEDIA.COM, JAKARTA – Sosok Seto Mulyadi, yang lebih dikenal sebagai Kak Seto, selama ini dikenal energik dan selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan. Namun, di usianya yang telah mencapai 74 tahun, Kak Seto baru-baru ini didiagnosis mengalami stroke ringan yang menyerang fungsi kognitifnya.
Peristiwa ini bermula ketika Kak Seto merasakan pusing dan linglung, gejala yang sempat ia abaikan. Baru pada tanggal 24 Oktober 2025, setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan MRI dan tes lain di rumah sakit, terdeteksi bahwa ia mengalami stroke ringan serta gangguan irama jantung atau aritmia. Kak Seto kemudian menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa hari sejak 25 Oktober sebelum diperbolehkan beristirahat di rumah.
Meski kondisinya stabil dan organ vitalnya masih berfungsi optimal, dokter memberikan anjuran keras agar Kak Seto beristirahat total selama satu hingga dua bulan. Namun, bagi pria yang selama ini dikenal tak bisa diam, masa istirahat tersebut menjadi semacam ‘siksaan’. Kak Seto mengaku sulit berdiam diri terlalu lama dan merasa kurang bersemangat tanpa aktivitas, sehingga berusaha mengatur pola antara istirahat dan melakukan kegiatan ringan.
“Saya kadang-kadang kalau nggak bergerak, kalau nggak berkegiatan, rasanya kurang nendang. Jadi saya berusaha memadukan antara istirahat dan aktivitas,” ujar Kak Seto. Ia kini membatasi aktivitas berat dan memilih olahraga ringan seperti jalan kaki selama masa pemulihan.
Kak Seto juga mengingatkan pentingnya menjalani pola hidup sehat untuk mengurangi risiko stroke dan penyakit lainnya, mengajak masyarakat mulai peduli pada kesehatan sejak dini.
Berita kondisi Kak Seto ini menjadi pengingat bahwa kesehatan pun harus dijaga, bahkan bagi sosok yang aktif dan inspiratif. Meski melewati masa sulit, semangat Kak Seto untuk terus berkarya dan berbagi tetap menyala, menjadi teladan bagi banyak orang.
Leave a Reply