Petaka Menit Akhir di Parepare, PSM Makassar Tumbang di Tangan Dewa United

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, PAREPARE – Keangkeran Stadion Gelora BJ Habibie ternoda. PSM Makassar gagal melanjutkan tren positif setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh tamunya, Dewa United FC, dalam lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026, Sabtu (14/2/2026).

Dua gol kemenangan tim tamu tercipta secara dramatis di masa injury time melalui kaki Vinicius Duarte pada menit ke-90 dan Alex Martins di menit ke-90+4. Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi skuad Juku Eja yang tampil dominan hampir di sepanjang laga.

Tampil di hadapan pendukung sendiri, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan sejak peluit pertama dibunyikan. Motor serangan Jacques Medina nyaris membawa tuan rumah unggul, namun kesigapan kiper Dewa United, Sonny Stevens, di bawah mistar gawang menggagalkan peluang emas tersebut.

Di sisi lain, Dewa United yang mengandalkan skema serangan balik sempat mengejutkan publik Parepare pada menit ke-18. Alex Martins berhasil menggetarkan jala PSM, namun wasit menganulir gol tersebut karena sang penyerang sudah berada dalam posisi offside.

Titik balik pertandingan terjadi pada menit ke-75. Bek sayap PSM, Victor Luiz, diganjar kartu merah langsung setelah melakukan pelanggaran keras terhadap gelandang timnas Indonesia, Ricky Kambuaya. Kehilangan satu pemain memaksa pelatih Tomas Trucha menarik mundur pasukannya untuk bertahan.

Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh Jan Olde Riekerink. Menjelang laga usai, Vinicius Duarte memecah kebuntuan lewat eksekusi tendangan bebas akurat yang bersarang di pojok gawang Reza Arya Pratama. Empat menit berselang, Alex Martins mengunci kemenangan lewat skema serangan balik cepat saat seluruh pemain PSM naik membantu serangan.

Hasil minor ini membuat PSM Makassar tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan torehan 23 poin. Sementara itu, tambahan tiga poin krusial melontarkan Dewa United ke posisi ke-10 dengan koleksi 27 poin.

Kekalahan ini menjadi catatan merah bagi lini pertahanan Juku Eja yang kehilangan fokus di detik-detik akhir pertandingan, sekaligus menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim pelatih menjelang laga tandang berikutnya.

Leave a Reply