SATUKLIKMEDIA.COM, JAKARTA – PSM Makassar harus pulang dengan tangan hampa setelah takluk 1-2 dari tuan rumah Persija Jakarta pada laga pekan ke-22 BRI Super League 2025/26 di Jakarta International Stadium (JIS), Jumat (20/2) malam. Kesalahan individu di lini belakang menjadi faktor pembeda yang menggagalkan ambisi Pasukan Ramang mencuri poin di ibu kota.
Kekalahan ini memaksa PSM tertahan di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan raihan 23 poin. Hasil ini juga menjadi catatan minor bagi skuat asuhan Tomas Trucha yang menelan dua kekalahan berturut-turut dalam dua laga terakhir.
Meski ditekan sejak awal laga, PSM sempat menunjukkan mentalitas pantang menyerah. Setelah tertinggal lebih dulu melalui gol Alaaeddine Ajaraie di menit ke-30, Laskar Pinisi bereaksi cepat.
Hanya berselang delapan menit, Sheriddin Boboev membuktikan ketajamannya. Memanfaatkan umpan lambung akurat, penyerang jangkung ini melepaskan sundulan keras yang tak mampu dihalau kiper Persija, mengubah skor menjadi 1-1 hingga jeda babak pertama.
Memasuki babak kedua, PSM sebenarnya tampil lebih disiplin dalam meredam agresivitas Macan Kemayoran. Namun, petaka muncul pada menit ke-68. Kurangnya komunikasi di lini pertahanan berujung pada blunder fatal kiper Reza Arya saat mencoba menyapu bola backpass.
Bola yang gagal dibuang dengan sempurna justru jatuh ke kaki Maxwell Souza yang tanpa ampun mencetak gol kemenangan bagi tuan rumah. Upaya Tomas Trucha melakukan pergantian pemain di sisa laga untuk menyamakan kedudukan pun tidak membuahkan hasil hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kesalahan yang merugikan tim tersebut. Fokus utama evaluasi kini tertuju pada konsentrasi pemain di sektor pertahanan.
“Sangat menyakitkan kalah dengan cara seperti ini. Kami mampu mengimbangi permainan mereka dan bertahan dengan solid, namun satu kesalahan individu menghancurkan segalanya. Kami harus segera bangkit karena posisi di klasemen semakin tidak aman,” tegas Trucha.
Leave a Reply