Capaian Infrastruktur Setahun MULIA, Ratusan Ruas Jalan dan Empat Jembatan Benahi Konektivitas Kota

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, diwarnai dengan percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Dari jalan raya utama hingga lorong-lorong permukiman, pembenahan dilakukan merata di seluruh kecamatan sebagai bagian dari komitmen memperkuat konektivitas kota.

Sepanjang 2025, sebanyak 105 ruas jalan aspal berhasil ditangani, menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas mobilitas masyarakat dan mendukung aktivitas ekonomi.

Tak berhenti di situ, memasuki 2026, Pemerintah Kota Makassar telah menyiapkan penanganan lanjutan untuk 95 ruas jalan aspal tambahan, termasuk ratusan ruas jalan lingkungan yang tersebar di berbagai wilayah.

Capaian ini mencerminkan arah kebijakan Munafri–Aliyah yang menempatkan infrastruktur dasar sebagai fondasi pembangunan kota. Perbaikan tidak hanya terpusat di kawasan protokol, tetapi juga menjangkau lorong dan lingkungan warga, memastikan pembangunan berjalan lebih inklusif dan berkeadilan.

Dengan langkah terukur dan berkelanjutan, satu tahun pertama kepemimpinan tagline MULIA fokus pembenahan jalan, rehabilitasi, hingga pembangunan jembatan menjadi langkah konkret menghadirkan konektivitas kota yang lebih baik dan merata.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, menyampaikan bahwa sepanjang Tahun Anggaran 2025, Pemkot telah melakukan penanganan signifikan terhadap infrastruktur jalan.

Dijelaskan, sebanyak 105 ruas jalan aspal ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas jalan melalui belanja hibah.

“Sejak awal masa kepemimpinan Bapak Wali Kota, tahun 2025 sebanyak 105 ruas jalan aspal telah ditangani melalui belanja modal, serta satu ruas melalui belanja hibah,” ujarnya, saat momentum satu tahun kepemimpinan MULIA, digelar Jumat (20/2 /2016).

Tak hanya ruas jalan utama, perhatian juga diberikan pada jalan lingkungan dan lorong. Pada 2025, sebanyak 135 ruas jalan lingkungan telah ditangani.

Sementara pada Tahun Anggaran 2026, kembali dialokasikan penanganan 95 ruas jalan aspal yang saat ini memasuki tahap persiapan kontrak kerja, serta 118 ruas jalan lingkungan tambahan melalui pekerjaan paving.

“Khusus wilayah kepulauan, Pemkot merencanakan pembangunan satu ruas jalan lingkungan di Pulau Langkai,” tuturnya.

Selain itu, memasuki Tahun Anggaran 2026, Dinas PU menyiapkan sejumlah program strategis prioritas dengan pagu anggaran yang signifikan.

Pertama, pembangunan jalan akses menuju TPA Tamangapa Antang dengan pagu anggaran Rp10.631.400.000 dan saat ini dalam tahap persiapan dokumen mini kompetisi.

“Selain itu, penataan pedestrian di dua ruas jalan dialokasikan anggaran sebesar Rp12.659.472.000 guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki,” jelasnya.

Pada sub kegiatan pembangunan jalan, dialokasikan anggaran Rp52.387.165.500 yang mencakup pekerjaan fisik pembangunan jalan serta hibah satu ruas jalan aspal, termasuk pekerjaan paving di 118 ruas jalan lingkungan yang tersebar di 13 kecamatan.

Distribusinya meliputi Biringkanaya (13 ruas), Tamalanrea (12), Panakkukang (10), Manggala (22), Rappocini (6), Makassar (15), Mamajang (2), Tamalate (14), Mariso (4), Bontoala (4), Ujung Tanah (2), Tallo (13), dan Sangkarang (1), di Ujung Pandang (32 ruas), disusul Tamalanrea (13 ruas) dan Rappocini (10 ruas).

Sementara itu, sub kegiatan rehabilitasi jalan dialokasikan anggaran Rp75.485.049.200 untuk 95 ruas jalan aspal. Sebanyak 31 ruas saat ini dalam tahap persiapan dokumen mini kompetisi, sedangkan sisanya menunggu penyelesaian dokumen Detail Engineering Design (DED).

Adapun sub kegiatan konstruksi jalan dialokasikan Rp34.368.385.800 untuk 24 ruas jalan, yang saat ini masih menunggu penyelesaian dokumen DED perencanaan. Kecamatan Manggala menjadi wilayah dengan jumlah terbanyak, yakni 12 ruas.

Tak hanya itu, Pemkot juga mengalokasikan Rp4.912.204.600 untuk pembangunan empat unit jembatan. Dua jembatan memasuki tahap persiapan tender, sementara dua lainnya dalam tahap penyusunan dokumen perencanaan.

Zuhaelsi menegaskan, pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari visi besar Pemerintah Kota Makassar untuk menghadirkan kota yang lebih tertata, konektivitas yang lebih baik, serta layanan publik yang semakin optimal.

“Pemerintah berkomitmen memastikan pembangunan infrastruktur berjalan merata dan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tukasnya. (*)


Tahun 2025:

  • 105 ruas jalan aspal ditangani melalui belanja modal
  • 1 ruas jalan ditangani melalui belanja hibah
  • 135 ruas jalan lingkungan/lorong ditangani melalui belanja modal

Tahun 2026:

  • 95 ruas jalan aspal direncanakan melalui anggaran pokok (tahap persiapan kontrak kerja)
  • 118 ruas jalan lingkungan/lorong dianggarkan untuk penanganan
  • 1 pekerjaan jalan lingkungan direncanakan di Pulau Langkai, namun belum terlaksana karena tidak ada penyedia jasa yang lolos evaluasi

Agenda Program TA 2026:

  • Pembangunan jalan akses TPA Tamangapa
  • Penataan pedestrian
  • Rehabilitasi dan pembangunan jalan
  • Pembangunan jembatan

Rencana Pembangunan Jalan:

  • 13 kecamatan akan mendapatkan pembangunan jalan, dengan total 118 ruas jalan
  • Rehabilitasi jalan aspal di 95 ruas jalan
  • Konstruksi jalan di 24 ruas jalan

Rencana Pembangunan Jembatan:

  • Pembangunan 4 buah jembatan, dengan 2 jembatan persiapan tender dan 2 jembatan persiapan dokumen perencanaan.

Leave a Reply