SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Dunia pendidikan Sulawesi Selatan tengah berbangga. Siti Khumaerah Sari, siswi kelas XII-7 SMA Negeri 2 Makassar, berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan diterima di lima universitas ternama dunia sekaligus melalui jalur beasiswa penuh.
Kelima universitas tersebut tersebar di berbagai negara, yakni University of Toronto (Kanada), University of Sydney dan University of Melbourne (Australia), serta University of Glasgow dan University of Edinburgh (Skotlandia). Setelah melalui berbagai pertimbangan, Siti memutuskan untuk melanjutkan studinya di University of Toronto, Kanada, pada program studi Kedokteran.
Keberhasilan Siti tidak datang begitu saja. Salah satu modal utamanya adalah penguasaan bahasa Inggris yang luar biasa. Ia berhasil meraih skor IELTS 8, sebuah angka yang sangat tinggi dan bahkan disebut melampaui rata-rata penguasaan bahasa pendidik pada umumnya.
Selain kedokteran, Siti juga memiliki minat yang luas di bidang eksakta, terbukti dengan pilihannya pada jurusan matematika dan statistik di beberapa universitas tujuan lainnya. Kemampuan akademik yang komprehensif inilah yang membuatnya dilirik oleh deretan kampus papan atas dunia.
Kepala SMA Negeri 2 Makassar, H. Syafruddin M., memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian anak didiknya tersebut. Menurutnya, Siti adalah sosok siswi yang sangat tekun dan aktif mengikuti berbagai ajang kompetisi bahasa Inggris.
“Pihak sekolah senantiasa memberikan dukungan melalui bimbingan akademik, pelatihan bahasa, hingga akses informasi beasiswa. Ini adalah bagian dari strategi kami untuk mendorong siswa bersaing di kancah internasional,” ujar Syafruddin. Ia juga menekankan bahwa meski Siti memiliki kemampuan menonjol, sekolah tetap memberikan pendampingan yang setara bagi seluruh siswa guna memacu semangat kompetisi yang sehat.
Prestasi Siti Khumaerah Sari kini menjadi buah bibir dan sumber inspirasi bagi para pelajar di Makassar sejak awal April 2026. Pencapaian ini membuktikan bahwa lulusan sekolah negeri di daerah mampu berbicara banyak di level global jika dibarengi dengan konsistensi dan belajar yang keras.
Menutup keterangannya, Syafruddin berpesan agar Siti tetap rendah hati dan senantiasa menjaga nama baik almamater serta bangsa Indonesia selama menempuh studi di luar negeri. “Semoga Siti bisa kembali dengan ilmu yang bermanfaat untuk membangun tanah air,” pungkasnya.
Leave a Reply