42 Tahun Sekolah Islam Athirah: Menjaga Warisan, Menginspirasi Bangsa dari Timur Indonesia

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Tepat hari ini, Sekolah Islam Athirah menggenapi usianya yang ke-42 tahun. Sebuah perjalanan panjang yang kian memperkokoh posisinya sebagai mercusuar pendidikan Islam terkemuka di Sulawesi Selatan dan gerbang utama pencetak generasi unggul di Indonesia Timur.

Mengusung tema “Bersama Menginspirasi Bangsa”, Milad ke-42 ini menjadi momentum penegasan komitmen Athirah untuk terus menghadirkan pendidikan berstandar nasional dan internasional tanpa menanggalkan akar nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Berdiri pada 24 April 1984, Sekolah Islam Athirah menyimpan sejarah yang menyentuh. Lahan seluas 12.141 m² di Jalan Kajaolalido yang awalnya direncanakan oleh pendiri, Hadji Kalla dan Hadjah Athirah, untuk pengembangan bisnis perhotelan, justru dialihkan menjadi wadah pendidikan. Sejak memulai operasional pembelajaran pada tahun ajaran 1985–1986 (jenjang TK hingga SMA), Athirah secara konsisten membangun ekosistem pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan jiwa nasionalisme yang kuat.

Memasuki usia kepala empat, Sekolah Islam Athirah menunjukkan pertumbuhan institusional yang signifikan. Kini, Athirah tidak hanya berdiri kokoh di kampus utama Kajaolalido, tetapi telah memperluas jaringan ke Bukit Baruga hingga Kabupaten Bone. Bahkan, manajemen tengah menyiapkan langkah strategis untuk melakukan ekspansi ke sejumlah daerah lain di Indonesia Timur guna memeratakan akses pendidikan berkualitas. Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril, mengungkapkan bahwa kunci keberlangsungan institusi ini terletak pada tiga pilar utama.

“Keberlangsungan Athirah selama empat dekade ini ditopang oleh rasa syukur, kesabaran, dan cinta. Nilai-nilai inilah yang membuat para guru mengajar dengan hati dan melahirkan siswa dengan karakter yang tangguh,” ujar Syamril dalam konferensi pers puncak Milad.

Prestasi dan Masa Depan Digital
Kualitas pendidikan Athirah tercermin nyata pada keberhasilan lulusannya. Setiap tahun, ratusan siswa Athirah berhasil menembus perguruan tinggi terbaik di Indonesia melalui jalur SNBP (dahulu SNMPTN), UTBK-SNBT, hingga jalur prestasi internasional.

Menghadapi tantangan zaman, di usia ke-42 ini, Sekolah Islam Athirah melakukan transformasi besar-besaran melalui:

  1. Pembaruan Metodologi Pembelajaran: Menyesuaikan dengan kebutuhan Gen Z dan Alpha.
  2. Penguatan Budaya Digital: Integrasi teknologi mutakhir dalam setiap aspek kurikulum.
  3. Integrasi Spiritual: Pendalaman nilai Islam yang relevan dengan dinamika global.

Sekolah Islam Athirah mengajak seluruh pemangku kepentingan mulai dari guru, siswa, orang tua, hingga alumni untuk terus bersinergi. Harapannya, Athirah tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi tetap menjadi cahaya pendidikan yang menerangi jalan bagi generasi masa depan bangsa.

Leave a Reply