Madura United Amankan Kemenangan Penentu, PSM Makassar Tumbang 0-2 di Gelora Bangkalan

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, BANGKALAN – Madura United memastikan diri tetap bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia musim depan. Kepastian ini didapat setelah Laskar Sape Kerrab sukses menundukkan tamunya, PSM Makassar, dengan skor 2-0 pada laga penutup (pekan ke-34) BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026).

Tampil di bawah tekanan tinggi akibat bayang-bayang degradasi yang mengintai kedua tim, Madura United langsung menekan sejak awal laga. Hasilnya, penyerang asing Junior Brandao berhasil memecah kebuntuan jelang turun minum. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Juku Eja, Brandao membawa tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama.

Memasuki paruh kedua, PSM Makassar mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Namun, petaka kembali menghampiri skuad tamu. Junior Brandao kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol kedua (brace) sekaligus mengunci kemenangan Madura United menjadi 2-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Seusai laga, pelatih Madura United meluapkan rasa syukurnya atas hasil krusial ini.

“Kemenangan ini sangat penting karena memastikan klub bertahan di Super League musim depan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan mentalitas para pemain yang mampu keluar dari tekanan laga penentuan ini,” ujarnya.

Sebaliknya, kubu tim tamu harus menerima kenyataan pahit. Caretaker/pelatih interim PSM Makassar mengakui anak asuhnya mengalami penurunan konsentrasi di saat-saat krusial.

“Para pemain sudah berupaya maksimal di lapangan. Namun, kehilangan fokus dan beberapa masalah cedera pemain pilar di akhir musim ini sangat memengaruhi performa tim. Kami harus menerima hasil akhir ini,” kata pelatih interim PSM.

Kemenangan ini menjadi penyelamat bagi Madura United untuk finis di zona aman dan lolos dari jerat degradasi. Sementara bagi PSM Makassar, hasil ini memperpanjang tren negatif mereka di penghujung kompetisi. Menutup musim dengan catatan tiga kekalahan beruntun, tim kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan tersebut harus puas menyudahi kompetisi dengan finis di peringkat ke-15 klasemen akhir.

Leave a Reply