SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Suasana hening dan penuh haru menyelimuti pelataran Gedung DPRD Kota Makassar, Selasa (2/9/2025) siang. Ratusan jamaah dari unsur pemerintah, aparat, mahasiswa, hingga masyarakat, berdiri dalam satu saf melaksanakan salat ghaib untuk empat korban kebakaran Gedung DPRD yang gugur pada 29 Agustus lalu.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin memimpin jajaran SKPD, Forkopimda, Dandim, Kejari, anggota DPRD, serta mahasiswa Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Makassar dalam ibadah bersama ini. Tepat pukul 13.30 WITA, doa dan takbir berkumandang, menyatukan harapan agar arwah para korban diterima di sisi Allah SWT.
Foto-foto empat korban terpampang di hadapan jamaah, menjadi pengingat akan besarnya kehilangan yang dirasakan keluarga dan masyarakat Makassar. Isak haru sesekali terdengar, namun suasana tetap khusyuk hingga doa bersama selesai dipanjatkan.
Doa dan Pesan Munafri
Usai sholat ghaib, Wali Kota Munafri menyampaikan bahwa momen ini bukan sekadar ritual, tetapi juga refleksi dan pengingat bagi seluruh pihak agar tragedi serupa tidak terulang.
“Hari ini kita berkumpul di Gedung DPRD Kota Makassar bersama Forkopimda, anggota DPRD, SKPD, mahasiswa, dan masyarakat. Kita hadir untuk memberikan doa terbaik bagi para korban yang gugur saat menjalankan tugas,” ujar Munafri.
Ia menegaskan, kondisi Kota Makassar kini perlahan membaik berkat kerja sama lintas sektor antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat. Aktivitas warga juga berangsur kembali normal.
Namun, Munafri menekankan tragedi kebakaran DPRD tidak boleh dianggap sebagai demonstrasi biasa. Menurutnya, aksi yang berujung anarkis itu jauh dari nilai kemanusiaan.
“Saya meyakini ini bukan murni aksi mahasiswa, melainkan ulah pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dari sini kita belajar, menjaga kondusifitas adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.
Jaga Kondusifitas Kota
Terkait pengamanan di sekitar DPRD, Munafri menyerahkan sepenuhnya kepada aparat TNI dan Polri. Pemkot Makassar, kata dia, siap mendukung setiap langkah strategis demi menjaga stabilitas kota.
“Apakah sistem penjagaan akan dilanjutkan, itu sepenuhnya menjadi kewenangan aparat. Yang jelas, kita semua harus memastikan Makassar tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Leave a Reply