SATUKLIKMEDIA.COM, BONE – Kabupaten Bone berhasil meraih prestasi membanggakan dengan menempati peringkat ke-5 nasional sebagai produsen beras tertinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dipaparkan dalam Rapat Koordinasi Nasional Ketahanan Pangan di Jakarta, produksi beras Bone mencapai 524.910 ton pada periode Januari hingga November 2025. Posisi ini menempatkan Bone tepat di bawah daerah-daerah besar penghasil beras seperti Indramayu, Banyuasin, Karawang, dan Subang.
Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, memberikan apresiasi tinggi kepada para petani atas kerja keras dan dedikasinya yang memungkinkan Kabupaten Bone menjadi salah satu lumbung pangan utama nasional. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, dukungan program pemerintah daerah, serta penerapan inovasi dalam pengelolaan pertanian.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung produktivitas pertanian melalui penyediaan pupuk, benih unggul, dan akses pembiayaan bagi petani. Salah satu strategi penguatan ke depan adalah penerapan Indeks Pertanaman (IP) 300 agar petani mampu melakukan panen hingga tiga kali setahun secara merata di seluruh wilayah Bone. Selain itu, pemerintah juga mendorong hilirisasi pertanian melalui mekanisasi dan industrialisasi produk berbasis ekspor untuk meningkatkan nilai tambah hasil panen.
Prestasi Kabupaten Bone ini sekaligus menegaskan peran wilayah Selatan Sulawesi sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dari sektor pertanian.
Leave a Reply