Siswa SMA Islam Athirah Bone Raih Medali Perunggu pada Ajang OMI 2025

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, TANGERANG – Nama SMA Islam Athirah Bone kembali berkibar di kancah nasional. Kali ini ditorehkan salah seorang siswa dari ekskul Amoenisi (Ekskul ekonomi) atas nama Ibrahim, kelas XI Al Hamid. Ia berhasil mengharumkan nama sekolah dengan meraih medali perunggu pada ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia di Tangerang, Banten, pada 10–13 November 2025.
Keberhasilan ini semakin menegaskan kemampuan peserta didik SMA Islam Athirah Bone untuk bersaing dan berprestasi di level nasional. Ibrahim berkompetisi pada bidang Ekonomi Terintegrasi, yang menuntut kemampuan analisis, berpikir kritis, serta pemahaman mendalam tentang konsep ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.
Kepala SMA Islam Athirah Bone, Syamsul Bahri, S. Pd. I., M. Pd., menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian tersebut.
“Alhamdulillah, prestasi yang diraih Ananda merupakan buah kerja keras, semangat pantang menyerah, dan bimbingan yang konsisten oleh guru pendamping. Keberhasilan ini sekaligus menjadi cerminan komitmen sekolah dalam menumbuhkan jiwa kompetitif, mengembangkan potensi akademik, dan menanamkan karakter unggul kepada setiap peserta didik,” ungkapnya.
Guru pembimbing, Erwin B., S.Pd., Gr., M. E., juga menyampaikan kebanggaannya atas perjuangan yang telah dilakukan oleh siswa bimbingannya.
“Ibrahim menunjukkan dedikasi yang luar biasa selama proses persiapan. Ia tekun belajar, rajin berdiskusi, dan selalu berusaha memahami setiap konsep secara mendalam. Prestasi ini adalah hasil dari ketekunan dan doa yang tidak henti-hentinya ia panjatkan,” ujarnya
Ajang OMI 2025 mengusung tema “Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global.” Ribuan peserta dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia berkompetisi dalam bidang Fisika, Kimia, Biologi, Matematika, Geografi, dan Ekonomi, yang terintegrasi dengan materi-materi agama Islam.
Ibrahim mengaku bersyukur dapat membawa nama baik sekolah di tingkat nasional. “Saya tidak menyangka bisa sampai di titik ini. Terima kasih kepada pembimbing, guru-guru, dan teman-teman atas dukungannya selama ini.” tuturnya penuh haru.
Prestasi ini semakin menegaskan eksistensi SMA Islam Athirah Bone sebagai lembaga pendidikan yang berkomitmen mencetak generasi unggul, berprestasi, dan berkarakter. Dengan moto “Anggun, Unggul, Cerdas” sekolah akan terus mendorong siswa untuk berani berkompetisi, berpikir kritis, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Leave a Reply