Latih Kepercayaan Diri dan Karakter, Kelas VIII SMP Islam Athirah Bukit Baruga Gelar Pentas Drama Nusantara

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, MAKASSAR – Sebagai upaya nyata dalam pengembangan karakter, kreativitas, dan kerja sama tim, murid kelas VIII SMP Islam Athirah Bukit Baruga sukses menggelar Pentas Drama Tradisional Nusantara pada hari Kamis. Pementasan ini menampilkan kreativitas para siswa dalam mengangkat kembali kekayaan ragam kisah dan sejarah nusantara ke atas panggung.

Pentas drama ini dimeriahkan dengan lima lakon pementasan yang dibawakan secara apik oleh masing-masing kelas, di antaranya:

  1. Kelas Al-Bayyinah: Nada yang Menyatukan
  2. Kelas Al-Mukminun: Roro Jonggrang
  3. Kelas Al-Ikhlas: Keong Mas
  4. Kelas Al-Furqon: Perang Bubat
  5. Kelas Al-Fath: Lutung Kasarung

Wakil Direktur Sekolah Islam Athirah Bukit Baruga, Mas Aman Uppi, menyampaikan bahwa pementasan ini memiliki esensi yang jauh lebih dalam bagi perkembangan pribadi para siswa.

“Pementasan drama ini merupakan bagian dari sarana sekolah dalam melatih kepercayaan diri siswa untuk berani tampil, berkomunikasi, dan berekspresi di depan umum. Keterampilan ini tentu sangat fundamental sebagai bekal mereka menghadapi tantangan di masa depan,” jelas Mas Aman Uppi.

Ia juga menekankan pentingnya mengapresiasi dedikasi para siswa di balik layar pementasan. “Penampilan drama yang disaksikan nanti bukan hanya dinilai dari hasil akhir hari ini saat mereka tampil, melainkan ada proses luar biasa yang telah mereka lalui selama sebulan lebih. Mulai dari rutinitas menghafal naskah, menguasai teknik bloking panggung, hingga menyatukan emosi, dan lain-lain,” tambahnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Panitia, Hera, yang menyoroti betapa pentingnya penanaman nilai-nilai kebudayaan sejak dini melalui pendekatan seni.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah dan budayanya. Alhamdulillah, sebagai bagian dari pengembangan karakter, kreativitas, dan kerja sama tim, murid Kelas VIII SMP Islam Athirah Bukit Baruga siap menggelar Pentas Drama Tradisional Nusantara,” ungkap Hera.

Lebih lanjut, Hera berharap kegiatan ini bisa memberikan dampak moral yang positif bagi para peserta. “Melalui kegiatan ini, para murid tidak hanya belajar seni peran di atas panggung, tetapi juga mendalami nilai-nilai luhur dan moral yang terkandung dalam setiap cerita yang mereka bawakan,” tutupnya.

Leave a Reply