SATUKLIKMEDIA.COM, BALI – PSM Makassar harus pulang dengan tangan hampa setelah menyerah 0-2 dari tuan rumah Bali United pada laga pekan ke-30 Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Senin (27/4/2026), menjadi malam yang kelam bagi skuad Juku Eja.
Kekalahan ini mempertegas dominasi Serdadu Tridatu atas PSM Makassar sepanjang musim ini, sekaligus memberikan tekanan berat bagi Pasukan Ramang yang masih berjuang menjauh dari ancaman zona degradasi.
Laga sejatinya berjalan sengit dengan tensi tinggi sejak peluit kick-off dibunyikan. Namun, petaka menghampiri PSM Makassar di pertengahan babak pertama. Kapten tim sekaligus palang pintu pertahanan, Yuran Fernandes, diusir keluar lapangan oleh wasit setelah menerima kartu merah akibat insiden pelanggaran keras.
Kehilangan pemimpin di lini belakang membuat organisasi pertahanan PSM goyah. Unggul jumlah pemain dimanfaatkan dengan cerdik oleh anak asuh Stefano Cugurra untuk mengurung pertahanan lawan. Hasilnya, Diego Assis (Compos) berhasil memecah kebuntuan dan membawa Bali United unggul 1-0 di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Bali United yang memegang kendali permainan terus menggempur pertahanan 10 pemain PSM. Satu gol tambahan tercipta untuk mengunci kemenangan menjadi 2-0, memastikan poin penuh tetap bertahan di Pulau Dewata.
Hasil ini membuat posisi PSM Makassar kian sulit di papan bawah klasemen. Hingga pekan ke-30, Juku Eja belum sepenuhnya aman dari bayang-bayang zona merah. Kedisiplinan pemain menjadi catatan merah yang harus segera dievaluasi oleh tim pelatih sebelum memasuki pekan-pekan krusial di akhir musim.
Di sisi lain, Bali United semakin kokoh di papan atas klasemen. Efektivitas serangan dan solidnya pertahanan yang dipimpin Elias Dolah sukses meredam setiap upaya serangan balik yang coba dibangun PSM meski dalam kondisi pincang.
Leave a Reply