SATUKLIKMEDIA.COM, PAREPARE – Ambisi PSM Makassar untuk mengamankan poin penuh di kandang sendiri harus kandas setelah ditahan imbang 1-1 oleh Persis Solo dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026. Laga yang berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sabtu (4/4/2026), menjadi partai krusial bagi kedua tim dalam memperbaiki posisi di klasemen.
Hasil imbang ini memberikan napas lega bagi tim tamu, Persis Solo, yang tengah berjuang keras menjauh dari jeratan zona degradasi. Sebaliknya, bagi Juku Eja, raihan satu poin ini menjadi catatan evaluasi mengingat status mereka sebagai tuan rumah.
Tampil di hadapan pendukung setia, PSM Makassar langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tekanan demi tekanan yang dibangun dari sektor kiri lapangan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-18.
Berawal dari eksekusi sepak pojok melengkung yang dilepaskan Victor Luiz, kapten kesebelasan Yuran Fernandes melompat tinggi dan melepaskan sundulan tajam yang gagal dihalau kiper lawan. Gol tersebut membawa PSM unggul 1-0 dan membuat intensitas permainan semakin meningkat hingga babak pertama usai.
Memasuki paruh kedua, Persis Solo yang mengusung misi keluar dari zona merah mulai keluar menekan. Skuad asuhan tim tamu lebih berani melakukan penetrasi dan mengandalkan serangan balik cepat untuk membongkar pertahanan rapat PSM Makassar.
Petaka bagi tuan rumah datang pada pertengahan babak kedua, tepatnya di menit ke-65. Melalui skema serangan yang rapi, penyerang asing Persis, Roman Paparyha, berhasil melepaskan tembakan keras yang bersarang di pojok gawang Hilmansyah. Skor berubah menjadi 1-1 dan membuat tempo pertandingan semakin memanas.
Pelatih PSM mencoba melakukan penyegaran dengan memasukkan beberapa pemain bertipe menyerang di sisa waktu pertandingan. Namun, disiplinnya lini belakang Persis Solo membuat upaya Juku Eja untuk kembali unggul selalu menemui jalan buntu hingga peluit panjang dibunyikan.
Bagi Persis Solo, tambahan satu poin dari markas PSM Makassar merupakan hasil yang sangat berharga. Satu angka ini cukup untuk memberikan jarak aman dari zona degradasi sekaligus menjaga momentum positif tim.
Sementara itu, bagi PSM Makassar, hasil ini memaksa mereka harus segera berbenah. Kegagalan memaksimalkan laga kandang menjadi pekerjaan rumah besar bagi jajaran pelatih menjelang laga-laga krusial di penghujung musim.
Leave a Reply