Takluk 0-3 dari Arema FC, PSM Makassar Kian Terhimpit di Zona Merah

pemkot-makassar

SATUKLIKMEDIA.COM, MALANG – PSM Makassar harus pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Arema FC dalam laga pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (9/5/2026) sore, menjadi pukulan telak bagi skuat Juku Eja yang tengah berjuang menghindari ancaman degradasi.

Dominasi Singo Edan di Kanjuruhan
Tampil di hadapan pendukung sendiri, Arema FC menunjukkan superioritasnya sejak awal laga. Pesta gol Singo Edan dibuka melalui eksekusi penalti tenang oleh penyerang asing mereka, Dalberto, pada babak pertama. Keunggulan satu gol tersebut membuat mental pemain Arema kian menanjak.

Memasuki paruh kedua, Arema FC semakin meningkatkan intensitas serangan. Koordinasi lini belakang PSM yang rapuh berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh barisan depan Arema. Duo Brasil milik Singo Edan tampil produktif, di mana Joel Vinicius akhirnya menutup kemenangan tuan rumah menjadi 3-0 melalui golnya di menit akhir pertandingan. Kemenangan ini sekaligus menjadi ajang kebangkitan Arema setelah sebelumnya meraih hasil minor pada laga Derby Jatim.

Kekalahan ini membuat posisi PSM Makassar di klasemen sementara kian terancam. Kegagalan mencuri poin di Malang menyebabkan Juku Eja belum mampu menjauh dari zona degradasi, menyisakan tekanan besar di dua laga sisa musim ini.

Caretaker pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengungkapkan bahwa ada dua faktor utama yang menjadi penyebab kekalahan telak timnya. Ia menyoroti kurangnya konsentrasi di menit-menit krusial dan kegagalan lini serang dalam memanfaatkan peluang menjadi gol.

“Kami mengakui bahwa tim tidak tampil maksimal hari ini. Ada kesalahan elementer yang seharusnya tidak terjadi di laga krusial seperti ini,” ujar Amiruddin dalam sesi konferensi pers usai pertandingan.

Meski kecewa dengan hasil yang diraih, Ahmad Amiruddin tetap memberikan penghormatan kepada tim lawan. Ia menilai strategi yang diterapkan pelatih Arema berjalan sangat efektif, terutama efektivitas trio pemain asing mereka di lini depan.

“Selamat untuk Arema, mereka bermain sangat baik dan efektif di kandang sendiri. Bagi kami, hasil ini adalah evaluasi pahit. Kami harus segera bangkit karena laga berikutnya adalah hidup mati untuk bertahan di kasta tertinggi,” tambahnya.

Kemenangan ini membawa Arema FC naik ke posisi yang lebih aman di papan tengah, sementara PSM Makassar harus bekerja ekstra keras di sisa kompetisi guna mengamankan slot di BRI Super League musim depan.

Leave a Reply